Tuesday, 28 August 2012

PENIPUAN ASURANSI PRUDENTIAL?



Assuransi,,,, apaan sih?
mending taroh uang di bank, jelas! 
asuransi?? penipuan apa lagi tu?Assuransi,,,, apaan sih?
mending taroh uang di bank, jelas! 
asuransi?? penipuan apa lagi tu?







nah nah nah.... babe, lo gak pinter-pinter juga ya? mulailah merubah mindset kuno tersebut dan saatnya membuka mata. saat kamu naroh uang di bank, disitulah kamu menyia-nyiakan fungsi uang itu sendiri yang seharusnya bisa kamu gunakan sebagai payung untuk melindungi diri dan keluarga disaat hujan. tanpa sedikitpun proteksi  - kamu berpotensi KEHILANGAN SEMUA UANG DAN KEKAYAAN kamu.
Lihat video ini deh......
video

Inilah jawaban dari para pengadu penipuan prudential 
saya ambil beberapa blog yang paling hot: 


Di blog yang sangat bersemangat ini http://detikprudential.blogspot.com/2008/12/bermasalah-dengan-prudential.html menggambarkan akan profil seorang nasabah yang tidak sabaran, pemarah dan selalu negative thinking. Segala sesuatu membutuhkan proses, agen asuransi juga manusia. kami harus ke rumah nasabah, ke bank, ke kantor untuk laporan, dan semua proses pendaftaran nasabah dilaksanakan juga oleh tenaga manusia bukan ROBOT! Bulan lalu, ada nasabah saya yang lama sekali di setujui dan nasabah itu mutung ditengah jalan. kenapa lama? banyak hal yang harus diidentifikasi dan perusahaan GAK ASAL NGE-PROVE orang. Membuat kontrak asuransi itu sama pentingnya dengan bikin sertifikat tanah. mau dikerjain asal???? Silahkan menjadi nasabah yang pro aktif, datanglah langsung ke kantor pusat (or by phone) dan mintalah kejelasan dari proses pendaftaran anda.

di blog ini http://beganding.wordpress.com/2009/02/10/saya-kecewa-dengan-agent-dan-manager-agent-prudential/ adalah ketidak jelian nasabah saat membuat kontrak asuransi, dan semuanya di serahkan ke agent. semuanya tertera dipolis kok rincian se detail-detailnya. dan bukankah nasabah diberi waktu untuk mempelajari, merubah, bahkan membatalkan kontrak dalam waktu 1 bulan pertama setelah penyerahan polis? mmm...  mudah sekali bilang "saya kecewa" padahal kita sendiri punya andil dalam kelalaian tersebut. Pelajari dengan teliti, pilih sendiri produk sesuai dengan anggaran dan kebutuhan, dan baru tanda tangan kontrak.

Berhentilah berpikir kalau asuransi (kususnya prudential) adalah penipuan. mana ada perusahaan tipu-tipu bisa bertahan sampai satu setengah abad? Negara kita tercinta belum merdeka, prudential udah ada  dan menjadi perusahaan asuransi terbaik di indonesia dan dunia saat ini. bukan kelasnya kalau kamu membandingkan prudential dengan bank-bank lokal ternama - dari semua sisi - capital - kepercayaan - kekuatan perusahaan jelas prudential - dari segi kekuatan capital- bahkan lebih kuat dari negara kita tercinta. masa kamu lebih memilih menabung di bank - yang maaf, hampir tidak memberikan fasilitas apa-apa. masa sih? lihat yang ini...

28 comments:

  1. penipuan via agen mustahil bisa dilakukan karena semua pembayaran dilakukan oleh nasabah sendiri langsung ke PRUDENTIAL dan LAPORAN AKUN NASABAH DIKIRIM LANGSUNG OLEH KANTOR PUSAT PRUDENTIAL ke alamat nasabah yang bersangkutan. Agent hanya membantu ADMINISTRASI saja. Bila ada agent yang jahil, PASTI KENA BLACKLIST dan menghancurkan karir agent itu sendiri, jadi sama saja bunuh diri. so, berhentilah berfikir negatif terhadap agent anda!

    ReplyDelete
    Replies
    1. tapi memang ada agen yg begitu. menawarkan kemudahan tp tidak bertanggungjwb..pakai uang nasabah.

      Delete
    2. kalau ada atau tidak saya sendiri tidak tahu, disini saya coba memutus "peluang kemungkinan terjadinya penipuan" dengan cara JANGAN MENITIP UANG PREMI PADA AGEN APAPUN, TRANSFER LANGSUNG KE REKENING PRUDENTIAL, BEGITU SPAJ ANDA DISETUJUI, ANDA AKAN DIHUBUNGI LANGSUNG OLEH PRUDENTIAL.

      Delete
  2. Replies
    1. Betul sekali karena bapak agen asuransi...:-)

      Delete
  3. gmna ni saya mau bekerja sama dengan prudential... tapi setelah banyak baca informasi tentang prudential, tidak sedikit yang mengeluh tentang prodak ini.... mohon kejelasanya..

    saya di karawang

    ReplyDelete
    Replies
    1. Biasanya mereka belum paham produk seutuhnya. Prudential bukan BANK, BANK bukan Prudential, beda pak... jangan disamakan. masing2 ada plus minusnya..

      Delete
  4. istri saya ikut Asuransi Prudential. Sudah berjalan sekitar 2 tahun. Karena alasan keuangan yg tidak mungkin untuk meneruskan asuransi ini, maka berhenti di tengah jalan. Dan saya sangat terkejut bahwa uang yang telah disetor selama ini tidak bisa kembali. Jika di total sekitar 10 Juta lebih.. dan kalau pun bisa kembali hanya 250 ribu saja. Kenapa seperti ini... padahal belum menikmati apapun selama ikut asuransi..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nah lo...
      Kalau ini mending nabung di Bank atau di BMT terdekat.

      Acuhkan video diatas: negative thinking thdp Bank.

      Delete
    2. 30 hari setelah menabung, manfaat2 sdh diterima nasabah jika sakit, kecekaan dll tergantung manfaat yg dipilih. Sedangkan nilai tunainya mmg setelah th ke-6, kenapa? Pahamilah bahwa yg nasabah beli dgn membayar premi adlh proteksinya.. sdgkan di bank tujuan utama mmg menyimpan uang.., ttp jika sakit dan terjadi apa2.. uang tersebutlah yg akan digunakan utk membiayai segala resiko.. kadang2 uang tabungan kurang, bahkan jadi habis, disinilah tujuan asuransi.. yaitu mengalihkan resiko kerugian aset. Nah jika tdk terjadi apa2, uang yg disetorkan pun kembali.

      Menurut saya tdk ada yg salah antara bank, bmt juga asuransi.. tinggal tergantung cara pemahaman orang yg akan menyimpan / menggunakan dananya sbg apa? Tujuannya investasi jangka pendek (menabung di bank tanpa proteksi) atau menabung jangka menengah/panjang di asuransi dgn mendapat proteksi.. it's all about mind set.. Haram? Kalau ragu2 dgn investasinya.. ya pilihlah produk syariah.. menggadaikan jiwa? Menurut saya tidak.. semua mmg takdir, tapi pemahaman takdir itu bukan tanpa usaha loh.. proteksi adalah usaha manusia untuk mengamankan asetnya, memberikan rsa aman kepada keluarga yg ditinggalkan jika terjadi apa2.. jika tulang punggung pergi, bgmn istri dan keturunan? Menyerah bulat2 pd nasib? Menyerah bulat2 pada takdir? Lalu utk apa berobat jika sakit? Untuk apa bawa payung, jas hujan kalau mendung, untuk apa membuat kunci rumah? Serahkan saja pada ALLAH? Tidak juga kan? Harus selalu doa dan usaha...

      Semua ada aspek negatif dan positif, mari biasakan berpikir positif.. dan untuk para agen asuransi... selalulah berlaku positif, lahan yg ada olah .. pekerjaan dan profesi anda adalah cara anda beribadah, melakukan kebaikan... jgn mendzolimi nasabah tp selalu niatkan memberi advise (saran) dalam membantu keluarga2 yg beresiko.. apalagi yg tulang punggung keluarganya memiliki pekerjaan beresiko.. jgn semata2 krn fee dan kesuksesan.. bagi org awam, berpikirlah positif jg..semua pekerjaan pasti ada imbalan.. itu bank dan bmt capek2 cari nasabah utk apa? Itu juga uang org yg kemudian dikelola utk membangun kebutuhan org lain (sektor lain) agar dpt maju, jika ada keuntungan kemudian sama2 dibagi antara pemilik dana dan pengelola.. pengelola pun dpt imbalan.. prinsipnya sama toh...? Tabarru.. tolong-menolong.. "hai makhluk hidup, kalian diciptakan utk saling tolong-menolong bukan utk saling menipu"..

      Ttd Agen baru asuransi, selain agen saya pekerja yg membantu suami menghidupi keluarga, saya qjuga nasabah asuransi prudential krn hari2 saya penuh dgn resiko... saya berkendaraan umum, mobil dan juga motor.. saya berikhtiar, jika seandainya ALLAH berkehendak memanggil saya.. keluarga yg saya tinggalkan (anak2 yg besar) setidaknya tidak susah2 harus cari pekerjaan..dan bisa aman melanjutkan pendidikan.. aamiin...

      Delete
    3. Btw, jd agen asuransi jg tdk mudah.. ujuk2 jd agen, tahapannya training dan seleksi juga.. ujian serius...sama dpt profesi lainnya..dan punya kode etik..

      Delete
    4. prudential rekrut agent penipu nananya josep tan harry dharmawan

      Delete
  5. istri saya ikut Asuransi Prudential. Sudah berjalan sekitar 2 tahun. Karena alasan keuangan yg tidak mungkin untuk meneruskan asuransi ini, maka berhenti di tengah jalan. Dan saya sangat terkejut bahwa uang yang telah disetor selama ini tidak bisa kembali. Jika di total sekitar 10 Juta lebih.. dan kalau pun bisa kembali hanya 250 ribu saja. Kenapa seperti ini... padahal belum menikmati apapun selama ikut asuransi..

    ReplyDelete
    Replies
    1. memang seperti itu pak, tahun-tahun pertama porsi premi kita tersedot ke biaya akuisisi. saya sudah ulas tuntas di PLUS MINUS PRUDENTIAL. kita diwajibkan membayar terus selama masa kontrak (10 ) tahun jika tidak maka posisi polis akan laps ------ bisa diaktifkan kembali. setelah 10 tahun kita baru akan merasakan nikmatnya asuransi dan investasi. demikian, sebaiknya memiliki "uang nganggur" untuk porsi premi selama 10 tahun.

      Delete
  6. Saya sekarang berusia 25th masuk Prudential (walaupun masih dengan premi yg kecil, tetapi nanti semoga bisa saya tingkatkan). Pada saat saya ditawarkan produk asuransi ini oleh agent, saya sempat ragu. Tetapi apa yang saya tanyakan, agent nya selalu membantu dan cukup jelas. Disamping itu juga saya cek di i-net, Prudential memang bagus. Asuransi memang bener2 bermanfaat.

    ReplyDelete
  7. 10 tahun,...??? Udah keburu kaya prusaha'an nya, dia hanya bisa bagi sedikit keenikmatan nya, dr hasil perrputaran uang kita sendirrri, mmending putari buat dagang aja, keetauan untunng nya..hahaha...

    ReplyDelete
    Replies
    1. 10 tahun untuk memproteksi usia anda yang 70 tahun. kita dagang mati-matian, ujung2 nya kena penyakit kritis, ludes deh habis semuanya......

      Delete
  8. 10 thun,.....??????? Hahaha keeburru kaya mereeka, membagi sdkit kenikmatan dr hasil dan ke unntungan uang kita sndri, .... Dimana mmana tetap bandar yg untung banyak. Mending jadi org beriman aja, banyak2 bkin pahala, jgn takut sakit dan mati. Smua sudah ada yg atur. Saya py tmen kaya raya, di sa'at dia skit parah, udah hbis duit sangat banyak buat berobat, tdak ada satu punn yg bisa enyembuhkan, hanya dgn beeribadah yg kusuk,daan berpuasa dgn nniat kesembuhan, alhamdulilah gak lama dia sembuh......jadi smua trgntung niat dan keyakinan..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tuhan juga menyuruh kita berikhtiar pak, berusaha, berjaga-jaga dan bersiap-siap untuk dunia dan akherat

      Delete
  9. Sering agen memberikan keterangan kurang jelas, karena calon nasabah juga tidak menanyakan yang perlu diketaui, Hal ini karena nasabah juga tidak tahu apa yang harus ditanyakan, akhirnya setelah berjalan beberapa tahun atau terjadi klaim terjadilah keributan.
    Sebaiknya agen selalau memberi penjelasan yang nggak eneknya dulu, contohnya: Klaim bisa diajukan setelah berjalan (......)tahun. Klaim (mendadak) bila tertanggung meninggal dunia/terjadi musibah lebih cepat, maka klaim tidak bisa dilakukan/ diajukan karena usia perjanjian asuransi belum (......) tahun.
    Informasi contoh seperti ini yang mengejutkan nasabah setelah mengetahui kejelekan asuransi umumnya. CERITAKAN/KATAKAN HAL-HAL SEPERTI ITU. Jangann melah disembunyikan oleh para agen. Tks.

    ReplyDelete
    Replies
    1. tentu, saya melarang anda semua masuk asuransi jika tidak paham produk. Silahkan baca "PLUS MINUS PRUDENTIAL"

      Delete
  10. Gue korban dari para agen prudential juga...sekarang para unit manager prudent sudah diarahkan untuk mendekati para pengusaha2 untuk bergabung dengan prudent..Untuk mengingatkan aja buat para pengusaha2..Lebih baik mendapatkan informasi ttg asuransi prudent ini datang langsung aja ke Prudent nya,,jangan mudah percaya dengan janji2 manis para agen / manager prudent..mereka adalah penipu..mereka hanya mengejar komisi dan jabatan sebagai UM / SUM...setelah itu mereka kebanyakan akan lepas tanggung jawab...apalagi yg gw denger dari tmn gw yg sudah jd Senior Unit Manager. Prudent memberikan komisi yg besar buat para agen..jd cara kerja mereka menawarkan product menggunakan strategi yg sudah di training oleh senior2 mrk.. Kita harus pandai2 memilih ASuransi,,,Jangan melihat Nama besar aja seperti Prudential.

    Hati2 juga berteman dengan seseorang, yg tiba2 menawarkan asuransi prudent..kebanyakan agen membayar/ memberikan komisi kpd orang2 yg bekerja di pekantoran...PRUDENTIAL nama Besar tp GEMBONGNYA PENIPU..Jadilah MARKETING yg jujur,,JANGAN MAKAN UANG NASABAH

    ReplyDelete
    Replies
    1. Jika para agen, um, sum anda lepas tanggung jawab, kenapa tidak ke customer service prudential aja langsung di sudirman??? Mungkin ada agen2 yang ambisius (itu dikembalikan ke personal mereka masing2) akan tetapi prudential tetep berusaha memberi yang terbaik pada para nasabahnya

      Delete
  11. saya setuju sama pendapat bro zacky fernando....dimanapun yg untung selalu bandarnya. bayangkan para nasabah yg mungkin kebanyakan orang2 lugu, pedagang kecil di pasar yg setia setor premi. meraka entah kapan menikmati hasilnya..itupun belum tentu bisa menikmati. tapi para agent yang akan langsung menikmati hasilnya tiap bulan dari fee. contoh ada teman yg sdh berhasil mendapat 30 nasabah. dapat perbulannya fee 4/5 juta rupiah. walau tidak dipungkiri untuk mendapatkan nasabah bukan pekerjaan ringan.

    ReplyDelete
    Replies
    1. yeee.... nasabah langsung dong mendapat manfaat proteksinya, namanya kan asuransi. gimana sih bro?

      Delete
  12. Ckckck pada nyumpahin agent asuransi kayaknya.. Terlebih2 prudential..
    Setiap orang kerja ya pasti ada hasil entah itu gaji ato komisi tetap aja pasti pgen punya penghasilan kan?
    Lantas bagaimana dengan dokter pak? Bapak berobat ke dokter terus kan bayar jasa dia plus konsultasinya padahal posisi bapak sedang sakit dan mungkin akan mengeluarkan uang banyak untuk bayar dia. Apalagi klo operasi terus butuh biaya besar dan maaf klo pasiennya itu benar2 tidak tertolong lagi dan di panggil Tuhan. Apakah keluarga pasien tersebut bisa ga mau bayar dokternya karena alasan biayanya sangat besar dan pasien tersebut meniggal dunia?
    Apakah si dokter tersebut MAKANIN duit pasien yang tertimpa musibah besar karena anggota keluarganya meninggal dunia dan mereka HARUS tetap membayar segala macam biaya sewaktu perobatan, operasi, plus jasa si dokter tersebut?
    Buka pikiran dan hati anda saudara.. Berhenti negative terhadap profesi yang mungkin anda tidak pahami lebih dalamny. Yang anda tahu hanya negative saja atau anda sendiri yang menciptakan pemikiran negative itu..
    Salam sukses untuk anda sekeluarga.. Tuhan menyayangi anda semua saudara..

    ReplyDelete
  13. Ckckck kayaknya lagi nyumpah serapah agent asuransi khususnya prudential ya..
    Sebelum memberikan penilaian terhadap suatu profesi ada baiknya ketahui langsung, jangan tahu dri teman, tahu dari saudara atau sekedar tahu2an, denger2 aja. Itu fitnah namanya..
    Klo saya bertanya, ada tidak orang itu bekerja atau berprofesi tidak ingin punya hasil? Entah itu gaji, komisi, honor, atau apapun lah itu.. Pastinya tidak ya pak?
    Pengemis aja pngen punya hasil meskipun seragam dinasnya compang camping ato bahkan kotor.
    Kalau memang benar profesi agent asuransi khususnya prudential itu penipu, bahkan gembongnya para penipu seperti yang bapak2 bilang, seharusnya sudah dulu2 nama prudential ga ada n bahkan prushaan itu udah ilang. Tpi kenyataannya prusahaan itu masih ada dan sengat dikenal oleh banyak orang begitu mendengar nama tersebut.
    Lantas bagaimana pak dengan profesi dokter?
    Bapak datang ke dokter ketika anda sakit atau sekedar kontrol mengenai kesehatan anda. Kemudian anda mau tidak mau, suka atau tidak suka harus membayar jasa dari dokter tersebut kan pak?
    Logikanya pak, bapak sedang sakit berarti kan sedang tertimpa kemalangan, terus bapak datang ke dokter dengan harapan bisa sembuh, lantas apakah dokter itu bisa disebut makanin duit orang yang sedang kesusahan?
    Kemudian ada pasien yang harus dianjurkan dokter untuk segera operasi kemudian dilakukan lah operasi dan pasien tersebut tidak tertolong dan maaf "dipanggil" Tuhan.
    Apakah dokter itu disebut penipu karena telah memberikan anjuran operasi dan ternyata gagal?
    Lalu keluarganya pasti makin tertimpa kemalangan yang berlipat karena selain anggota keluarganya meninggal dunia, mereka pun HARUS membayar semua biaya biaya baik itu operasi dan biaya lainnya termasuk biaya JASA si dokter tersebut meskipun telah gagal menolong pasien tersebut.
    Apakah dokter itu termasuk makanin duit orang yang tertimpa musibah??
    Apakah kluarga pasien itu bisa ga bayar jasa si dokter tersebut??
    Hampir pasti tidak kan saudara??
    Saudaraku.. Bukalah pikiran dan hati anda..
    Berhenti menyalahkan orang lain, berhenti berpkiran negative tentang apa yang anda tidak ketahui lebih dalam, jangan anda mengeluarkan pernyataan negative terlebih itu berasal dari pemikiran anda yang negative itu.
    Salam sukses untuk anda sekeluarga..
    Tuhan menyayangi anda

    ReplyDelete
  14. ikut nimbrung ya, saya netral saja, apa pun pilihan tergantung konsumen, konsumen harus jd pembeli yg bijak biar tidak menyesal di kemudian hari, saya jg nasabah perusahaan asuransi, walau sampai saat ini belum merasakan manfaatnya secara langsung, tp saya yakin dgn pilihan yg saya ambil bermanfaat bagi saya, suami anak2 dan anggota keluarga lain, teliti sebelum membeli, biar tidak tergoda janji manis agent nakal, nama besar perusahaan belum menjamin pelayanannya, carilah perusahaan yg memberikan service terbaik.................... Mari Berasuransi

    ReplyDelete